Internasional

Penemuan Di Zaman Dinasti Han Cina yang Mengubah Dunia

Kekaisaran Cina Dinasti Han

Penemuan di Zaman Dinasti Han Cina Yang Mengubah Dunia – Tak bisa dipungkiri, bangsa Cina merupakan bangsa besar yang sudah terkenal akan budaya dan cara hidup yang luar biasa sejak masa lampau.

Tahun 206 sebelum masehi, seorang rakyat biasa menjadi kaisar pertama Cina. Dia adalah Liu Bang dan di bawah kepemimpinannya,

Cina melahirkan berbagai penemuan penting di bidang sains dan teknologi yang mampu merubah dunia.

Penemuan Di Zaman Dinasti Han Cina yang Mengubah Dunia

1. Penemuan Kertas

Penemuan Kertas Pertama Zaman Dinasti Han

Beberapa lembar kertas yang pertama kali dibuat, masih tersimpan hingga sekarang. Terbuat dari bahan jerami, kertas-kertas itu ditemukan di sebuah makam kuno pada tahun 1957. Diperkirakan, lembaran kertas itu berasal dari sekitar tahun 140 hingga 87 sebelum masehi.

Baca Juga: Benarkah Area 51 Tempat Riset Para Alien? Yuk, Kita Cari Tahu!

Menurut para ilmuwan, kertas-kertas itu merupakan lembaran berkualitas tinggi pertama yang berhasil dibuat.

Dalam buku Li Shi yang membahas tentang sains dan teknologi zaman dahulu, kertas itu berasal dari remahan kulit pohon, jerami, serat kain serta jaring ikan yang kemudian dicampur dengan alkali untuk dipecah menjadi lebih halus.

Sebelum ditemukannya kertas, bangsa Cina menggunakan papan kayu dan potongan bambu sebagai dokumentasi dan administrasi selama beberapa ratus tahun. Dinilai lebih efisien dan bagus, mereka kemudian beralih menggunakan kertas.

2. Jembatan Gantung

Jembatan Gantung Kuno Cina

Bangsa Cina semasa Dinasti Han juga mengalami perkembangan infrastruktur yang signifikan. Salah satunya adalah pembangunan jembatan gantung, untuk melintasi sungai-sungai besar di wilayah Cina.

Baca Juga: 10 Penjahat Dunia Yang Paling Terkenal Dalam Sejarah

Jembatan gantung itu terbuat dari papan kayu yang terikat tali, dibentangkan dan ditambatkan dalam tembok beton.

Diketahui, jembatan gantung ini merupakan pengembangan dari jembatan tali sederhana yang digunakan untuk melewati ngarai-ngarai kecil.

Baru pada tahun 90 setelah masehi, Dinasti Han membangun jembatan gantung yang lebih canggih dengan menggunakan papan kayu tersebut.

3. Pengeboran Dalam Tanah

Teknik Pengeboran Tanah Kuno

Para penambang garam di masa Dinasti Han adalah yang pertama membuat mesin derek dan menggunakan besi cor untuk mengebor tanah hingga kedalaman 1 kilometer.

Baca Juga: Misteri Unidentified Submerged Object (Uso), Seperti Apa?

Pengeboran itu dilakukan untuk menemukan air asin yang kemudian diangkat menggunakan pipa dan disuling untuk dijadikan garam.

Teknik pengeboran para penambang garam ini kemudian menjadi cikal bakal dalam proses eksplorasi dan penambangan minyak di masa modern saat ini.

4. Gerobak Dorong

Gerobak Dorong Wheelbarrow Kuno

Penggunaan gerobak dorong dengan roda, pertama kali diketahui ditemukan di Cina. Menurut cerita, Perdana Menteri Dinasti Han terkenal yang bernama Zhuge Liang adalah penemunya.

Baca Juga: 10 Sengketa Wilayah Paling Kontroversial Di Dunia

Masa perang tiga kerajaan, membuat Zhuge Liang membutuhkan sarana transportasi untuk mengangkut makanan dan amunisi yang efisien.

Tahun 231 Masehi, Zhuge juga mengembangkan kereta beroda yang ditarik dengan kerbau.

Dengan menggunakan kereta beroda dan gerobak dorong ini, seorang prajurit bisa membawa perbekalan perang untuk bertahan hidup sekompi pasukan selama 1 bulan. Dia pun merahasiakan teknologi ini pada para musuhnya selama beberapa tahun berikutnya.

5. Seismograph

Alat Pendeteksi Gempa Seismograph Cina

Zhang Heng, seorang ilmuwan Cina telah melakukan berbagai penelitian di bidang astronomi, khususnya pembuatan jam penunjuk waktu. Namun karya dia yang paling terkenal adalah sebuah alat pendeteksi gempa bumi jarak jauh.

Baca Juga: Daftar Juara Liga Champions UEFA Sepanjang Masa

Alat tersebut sangat sederhana, hanya berupa guci berkepala naga dilengkapi pendulum dan dikelilingi patung katak.

Cara kerjanya juga simpel, saat mendeteksi getaran, alat itu akan menjatuhkan bola besi yang berada di mulut naga. Bola itu akan jatuh di mulut katak dan akan menimbulkan suara yang keras.

Heng, memamerkan karyanya di hadapan para pejabat tinggi dalam sebuah rapat akbar pada tahun 132 Masehi. Saat alat itu bekerja, tidak satupun orang dalam rapat tersebut merasakan sesuatu.

Namun beberapa hari kemudian, salah seorang penduduk desa sebelah mengabarkan jika di daerahnya terjadi gempa.

6. Blast Furnace

Teknik Peleburan Biji Besi Kuno

Para ahli arkeologi menemukan sejumlah bukti, jika bangsa Cina sudah menguasai teknologi peleburan besi sejak Dinasti Han, pada tahun 200 sebelum Masehi.

Baca Juga: Tol Cipularang, Kecelakaan Maut Dan Kisah Mistis Di Baliknya

Para ahli logam Cina membuat alat pelebur besi yang konsepnya memompa angin dengan kekuatan tinggi ke tumpukan bijih besi yang sudah dipanaskan. Teknik itu menghasilkan besi cair yang digunakan untuk alat-alat pertanian hingga peralatan militer.

Tungku peleburan besi itu memiliki tembok dari tanah liat yang dialiri mineral yang mengandung fosfor.

Tungku pelebur besi milik bangsa Cina itu memiliki ketinggian hingga 10 meter, dan yang paling tinggi ditemukan saat penggalian di daerah Guangdong.

7. Kemudi Kapal

Kapal Cina Kuno

Banga Cina juga mengembangkan alat kemudi untuk perahu dan kapal besar pada abad pertama setelah masehi. Hal ini diungkapkan oleh Yongxiang Lu, seorang ahli sejarah teknologi Cina.

Baca Juga: Suku Ainu Jepang: Penduduk Asli Yang Terdiskriminasi

Alat kemudi itu memungkinkan untuk mengatur arah kapal dan perahu tanpa menggunakan dayung atau juga mengatur layar.

Alat ini memudahkan para nelayan dan pelaut untuk mengendalikan perahu milik mereka. Penemuan mutakhir ini baru sampai di peradaban barat beberapa ribu tahun berikutnya.

Penemuan alat kemudi ini membantu sang pelaut terkenal Christopher Colombus untuk menjelajahi dunia dengan kapal, dan menemukan wilayah-wilayah baru untuk dikolonisasi.

5 Kecelakaan Kereta Api Indonesia Paling Dahsyat

Previous article

Mengungkap Rumah Hantu Di Film Conjuring

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.